Pria Lanjut Usia Tertangkap Polisi Karena Kasus Judi Togel di Minahasa Selatan


https://viralqq.best/


Judi togel tidak kenal usia. Permainan taruhan yang menggunakan sistem pengundian nomor ini dari dulu hingga sekarang ini masih ramai. Meskipun pihak kepolisian di negeri ini terus memberantas seluruh aktifitas judi, namun masih banyak juga yang tertangkap dengan kasus tersebut. Seperti dengan seorang pria lanjut usia yang sudah berumur 74 tahun telah tertangkap oleh polisi terkati judi togel.

Pria tersebut berinisial AS alias Angkil, seorang warga Desa Ongkaw Dua, Jaga VI, Kecamatan Sinonsayang. Dia terciduk oleh tim Reserse Mobile (Resmob) yang bergabung dengan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan. Penangkapan Angkil dilakukan setelah tertangkapnya ibu rumah tanggal di Poigar Satu, Kecamatan Sinonsayang.

Identitas Angkil diketahui oleh polisi setelah mendapatkan informasi dari warga tentang adanya praktik perjudian togel di wilayah Desa Ongkaw. Keresahan warga memang tidak bisa membuat kegiatan para penjudi dapat berjalan mulus. 

Karena memang perjudian di negeri ini adalah suatu pelanggaran hukum. Jadi bagi siapa saja boleh melaporkan kepada pihak yang berwajib jika menjumpai tindakan aksi kriminal serta tindakan pelanggaran lainnya seperti judi togel.

Warga Desa Ongkaw yang telah melaporkan ini patut kita contoh sebagai keperdulian masyarakat. Meski pun judi togel ini bukan suatu tindakan kriminal, tapi tetap saja pelanggaran hukum. Setiap perilaku yang dilarang oleh pemerintah itu pastinya bisa membuat rugi masyarakat, contohnya adalah togel tersebut. Pembelian nomor togel memang bernilai kecil, tapi kalau masyarakatnya sudah kecanduan maka mereka hanya menyia-nyiakan uang saja.

Kemudian menurut informasi dari Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan, Rabu, 12 Januari 2021, tersangka AS alias Angkil ini diamankan di Jalan Trans Sulawesi Desa Ongkaw ketika sedang mengantar uang dan kupon nomor togel. 

Kapasitas pelaku AS ini adalah pengantar uang dan nomor-nomor togel dari pengecer. Selain itu, dia juga berperan sebagai penjual kupon keliling di kampung. Polisi berhasil mengamankan dari tangan tersangka barang bukti uang senilai 320 ribu Rupiah, kupon togel, handphone dan kertas rekapan nomor.

Upaya penyelidikan dan pengejaran terhadap oknum-oknum masyarakat yang terindikasi praktik perjudian akan terus dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Minsel. Karena memang bukan hanya AS saja yang menjadi pelaku perjudian di wilayah itu. Sementara ini belum diketahui siapa saja yang menjadi rekan bisnis AS. Namun pastinya masih ada di luar sana warga yang tetap menjalani praktik togel.

Terlebih lagi perjudian sekarang ini lebih mudah dilajalankan semenjak adanya layanan internet. Kini pun terdapat situs-situs judi togel online yang memudahkan masyarakat. Bahkan ada pula seorang pemain judi togel online nekat menjadi agen di daerah dimana ia tinggal. 

Mereka memanfaatkan akun pribadinya pada situs judi online untuk menjual nomor togel kepada para tetangganya. Hal itu memang mudah dan dianggap bisa mendatangkan keuntungan secara cepat. Tetapi mereka melupakan bahwa polisi cyber crime masih bisa melacaknya.

Terlebih lagi kalau ada laporan dari masyarakat yang merasa resah. Masyarakat tidak rela apabila anggota keluarganya ikut-ikutan main judi dengan pemilik akun togel online. Jadi meskipun togel secara online ini dianggap aman, tapi kenyataannya tidak sedikit yang kena tangkap polisi.

Besar atau kecilnya uang taruhan, baik itu taruhan dengan bandar darat maupun online, maka pelakunya akan terkena ancaman hukuman dengan maksimal 10 tahun penjara apabila tertangkap. Karena segala tindakan judi di negara ini sudah ditetapkan pada undang-undang KUHP pasal 303. 


Posting Komentar

0 Komentar